Kamis, 30 Mei 2019

Materi tentang VoIP

Hai teman-teman sekalian yang haus akan Teknologi! :V
Kalian tau ngak sih, jika kalian teleponan dengan keluarga atau teman itu pasti sangat mahal dari segi biaya dan waktu pada saat melakukan kegiatan menelpon. Atau lebih mudah dimengertinya seperti contoh dibawah ini.

Pada suatu perusahaan yang besar pasti harus memiliki telepon, entah itu untuk terhubung dengan perusahaan lain atau terhubung dalam suatu perusahaan itu sendiri. Jika perusahaan itu menggunakan telepon umum hanya untuk terhubung dengan perusahaan itu sendiri pasti mahal bukan jika dilakukan secara terus menerus. Maka dari itu butuhlah sebuah teknologi yang dapat memudahkan hubungan antara perusahaan itu sendiri.

Apa yang perlu dibutuhkan untuk memudahkan itu semua..? @_@

Pada artikel saya ini bakal membahas “Materi tentang VoIP” untuk kalian. Simak baik-baik yah agar artikel ini bermanfaat buat kalian :)

1.          Pengertian VoIP (Voice over Internet Protocol)

VoIP adalah dua buah computer terhubung dengan internet. Bentuk hubungan tersebut bias dalam bentuk penukaran file, suara, dan gambar. Voip identic dengan teknologi yang menjadikan media internet untuk bias melakukan komunikasi suara jarak jauh secara jauh secara langsung. signal analog ketika berkomunikasi di telpon akan berubah menjadi data digital dan dikirimkan melalui jaringan berupa paket-paket digital. Syarat-syarat umum mengadakan VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, memiliki sound card yang terhubung dengan speaker dan microfon serta dukungan software khusus sehingga kedua pemakai computer bias saling terbuhung dalam koneksi VoIP satru sama lain. Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada computer menjadi paket data digital, kemudian dari pc diteruskan melalui Hub/Router/ADSL modem yang dikirmkan lewat jaringan internet dan akan diterima oleh tujuan menggunakan media yang sama.

No
Faktor Pembeda
Keterangan
1.
Kelebihan
a.        Bisa digabung dengan jaringan telepon local yang sudah ada
b.       Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh
c.        Berbagai bentuk jaringan Voip bisa digabung menjadi jaringan besar.
d.       Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa.
e.       Memanfaatkan infrastuktur jaringan data yang sudah ada untuk suara
2.
Kekurangan
a.        Regulasi terbatas.
b.       Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN
c.        Peralatan relative
d.       Ada jeda dalam berkomunikasi
e.       Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati Internet
f.         Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/stuck

2.          Kebutuhan Perangkat VoIP

Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP diklasifikasikan sebagai berikut.

                   a.      Protocol

Secara umum, terdapat 2 teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 sebagai teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union) dan SIP (Session Intion Protocol) sebagai teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).

b.      VoIP Server
VoIP server sendiri identic dengan bagian utamadalam jaringan VoIP. Perangkat ini sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan berbagai titik komunikasi server. Pada dasarnya, VoIP server menyediakan berbagai layanan yang biasa ada di voice email, PBX (private Branch Exchange), IVR (Interactiv voice response), dan lain-lain.

c.       VoIP Switch
Konsep Circuit Switching identic dengan sebuah jalur omunikasi yang akan dibuka dan dipesan selama terjadinya komunikasi. Jalur komunikasi tersebut pada ahirnya menjadi ekslusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya.

d.      Proses Codes (Coder-Decoder)
VoIP membutuhkan proses Coder dan Decoder dengan tujuan mengonversi sinyal audio menjadi sdata digital yang dipadatkan (kompresi) kemudian dikirim melalui jalur internet agar dapat melewati jalur packet switch dengan tepat. Beberapa kode yang sering digunakan antara lain code G.711, G.723.1, G.726, GSM, san iLBC


e.      VoIP Gateway
VoIP Gateway digunakan untuk menghubungkan antara jaringan berbeda yang dilakukan dengan menterjemahkan protocol – protocol melelui produser call setup dan release serta mengirimkan informasi antara jaringan. Digunakan juga untuk menghubungkan H.232 dan jaringan non H.232 sebagai dua jenis jaringan yang berbeda.


3.          Konsep Kerja Server Sofstwitch

Softswitch identic dengan suatu alat yang mampu mengubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk didalamnya jaringan telpon tetap, internet berbasis IP, kabel TV, dan jaringan saluler yang telah ada selama ini. Softswitch lebih dikeal sebagai IP-PBX.

a.      Jenis Perangkat dalam Softswitch
1.       Media Gateway Controller (MGC)
MGC berperan sebagai elemen utama softswitch, yang berfungsi dalam mengontrol semua sesi layanan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain dan menjebatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, termasuk PSTN, SS7 dan jaringan IP. MGC sering disebut dengan istilah call agent.
2.       Aplication Server
Peran utama Application server adalah menyediakan logika layanan dan eksekusi untuk beberapa aplikasi dan layanan, misalnya features OSS NMS.
3.       Media Server
Softswitch memiliki beberapa perangkat, kapasitas yang mampu manangani trafik panggilan minimal empat juta BHC (Business Hosted Comminication) dan dapat ditambah kapasitasnya sesuai kebutuhan. Kapasitas system ini juga harus didesain secara modular.

b.      Cara Kerja Softswitch
Cara kerja softswitch diawali dari Imedia gateway controller (MGC/call agent) yang berkerja di tataran pengaturan panggilan (call control) serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan masuk untuk mengetahui jenis media panggian dan tujuannya. Selanjutnya,  MGC mengirimkan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi pada jaringan sirkuit ke sirkuit, paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. MGC juga dapat menerima MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan ataupun langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konvesi.

Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol). 
Sedangkan MG sendiri hanya akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.

c.       Konsep Kerja Server Softswitch
Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan menjalankan software pada suatu sitem komputer. 

d.      Cara Kerja Server Softswitch
Ketika pelanggan gateway dan telepon Ip mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan menggunakan protokol Ip teleponi seperti H.323 atau SIP. Setelah sinyal diterima softswitch akan mengidentifikasikan panggilan yang masuk apakah berasl dari jaringan PSTN atau Jaringan IP . Jika dipanggil menggunakan jaringan IP, softswitch akan menginstrusikan originating customer gateway dan terminating customer gateway untuk merutekan packetized voice stream secara langsung. Softswitch mengontrol pembentukan (setup) dan pemutusan (release) panggilan dari dan ke pelanggan dan sekaligus mengatur hubungan pelanggan tersebut dengan internet secara simultan

4.           Proses Kerja Dalam Komputer Diagram VoIP

Ada beberapa komponen dalam mengembangkan VoIP diklasifikasikan sebagai berikut :

a.       TCP/IPTCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol)
Fungsi utama lapisan ini adalah untuk pemindahan file untuk mengatasi adanya ketidak kompatibelan system file yang berbeda beda.

b.      Application layer
Sebuah protocol yang digunakan pada jaringan internet dalam proses tukar menukar data dari suatu computer ke computer lain di dalam jaringan internet. Meskipun setiap operasi berbeda, anmun protocol ini dapat menghubungkan banyaknya IP dalam suatu jaringan internet.

c.       TCP (Transmission Control Protocol)
Dalam mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segment – segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK (acknoledgment).

d.      User Datagram Protocol (UDP)
UDP yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada UDP bersifat opsional.UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan secara terus menerus. UDP digunakan pada VoIP karena pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang  dengan cepat.

e.      H.323H.323
H.323H.323 adalah salah satu dari rekomendasi ITU-t (International Telecommunications Union – Telecommunications). H.323 merupakan standar yang menentukan komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan tersebut adalah komunikasi audio, video , dan data real-time, melalui jaringan berbasis paket (packet-based network). H.323 mengatur hal-hal sebagai berikut :
1.       Video Codec (H.261 dan H.263). Video Codec bertugas mengkodekan data dari sumber video untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk di tampilkan di layar penerima.
2.       Audio Codec (G.711, G.722, G723, G728 dan G.729). Audio codec betugas mengkodekan data dari sumber suara untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk didengarkan oleh penerima.
3.       Data channel mendukung aplikasi-aplikasi seperti electronic whiteboard, dan kolaborasi aplikasi.
4.       Sistem control unit (H.245 dan H.225.0) menyediakan signalling yang berkaitan dengan komunikasi antar terminal H.323. layer memformat data video, suara, data , dan informasi kontrol lain sehingga dapat dikirimkan melalui LAN Interface sekaligus menerima data yang telah diformat melalui LAN Interface. Sebagai tambahan, layer ini juga bertugas melakukan error detection, error correction , dan frame sequencing agar data dapat mencapai tujuan sesuai denagn kondisi saat data dikirimkan.

     Sekian dari penjelasan seputar materi VoIP dari saya. Jika selebihnya terdapat kekurangan dari artikel ini mohon dimaafkan. Semoga artikel saya dapat bermanfaat dan menambah wawasan untuk semuanya. Terima kasih ^o^)//

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda