Materi tentang VoIP
Hai teman-teman sekalian yang haus
akan Teknologi! :V
Kalian
tau ngak sih, jika kalian teleponan dengan keluarga atau teman itu pasti sangat
mahal dari segi biaya dan waktu pada saat melakukan kegiatan menelpon. Atau lebih
mudah dimengertinya seperti contoh dibawah ini.
Pada suatu perusahaan yang besar pasti harus memiliki telepon, entah itu untuk terhubung dengan perusahaan lain atau terhubung dalam suatu perusahaan itu sendiri. Jika perusahaan itu menggunakan telepon umum hanya untuk terhubung dengan perusahaan itu sendiri pasti mahal bukan jika dilakukan secara terus menerus. Maka dari itu butuhlah sebuah teknologi yang dapat memudahkan hubungan antara perusahaan itu sendiri.
Apa yang
perlu dibutuhkan untuk memudahkan itu semua..? @_@
Pada
artikel saya ini bakal membahas “Materi
tentang VoIP” untuk kalian. Simak baik-baik yah agar artikel ini bermanfaat
buat kalian :)
1. Pengertian VoIP (Voice over Internet Protocol)
VoIP adalah dua buah computer terhubung dengan
internet. Bentuk hubungan tersebut bias dalam bentuk penukaran file, suara, dan
gambar. Voip identic dengan teknologi yang menjadikan media internet untuk bias
melakukan komunikasi suara jarak jauh secara jauh secara langsung. signal
analog ketika berkomunikasi di telpon akan berubah menjadi data digital dan
dikirimkan melalui jaringan berupa paket-paket digital. Syarat-syarat umum
mengadakan VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, memiliki sound card
yang terhubung dengan speaker dan microfon serta dukungan software khusus
sehingga kedua pemakai computer bias saling terbuhung dalam koneksi VoIP satru
sama lain. Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari
speaker pada computer menjadi paket data digital, kemudian dari pc diteruskan melalui
Hub/Router/ADSL modem yang dikirmkan
lewat jaringan internet dan akan diterima oleh tujuan menggunakan media yang
sama.
No
|
Faktor Pembeda
|
Keterangan
|
1.
|
Kelebihan
|
a.
Bisa digabung dengan jaringan telepon local
yang sudah ada
b.
Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung
jarak jauh
c.
Berbagai bentuk jaringan Voip bisa digabung
menjadi jaringan besar.
d.
Penggunaan bandwidth yang lebih kecil
daripada telepon biasa.
e.
Memanfaatkan infrastuktur jaringan data yang
sudah ada untuk suara
|
2.
|
Kekurangan
|
a.
Regulasi terbatas.
b.
Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN
c.
Peralatan relative
d.
Ada jeda dalam berkomunikasi
e.
Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP
melewati Internet
f.
Berpotensi menyebabkan jaringan
terhambat/stuck
|
2. Kebutuhan Perangkat VoIP
Beberapa komponen
yang harus ada dalam VoIP diklasifikasikan sebagai berikut.
a. Protocol
Secara umum,
terdapat 2 teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 sebagai teknologi
yang dikembangkan oleh ITU (International
Telecommunication Union) dan SIP (Session
Intion Protocol) sebagai teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).
b.
VoIP
Server
VoIP server
sendiri identic dengan bagian utamadalam jaringan VoIP. Perangkat ini sangat
dibutuhkan untuk dapat menghubungkan berbagai titik komunikasi server. Pada
dasarnya, VoIP server menyediakan berbagai layanan yang biasa ada di voice
email, PBX (private Branch Exchange),
IVR (Interactiv voice response), dan
lain-lain.
c.
VoIP
Switch
Konsep
Circuit Switching identic dengan sebuah jalur omunikasi yang akan dibuka dan
dipesan selama terjadinya komunikasi. Jalur komunikasi tersebut pada ahirnya
menjadi ekslusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya.
d.
Proses
Codes (Coder-Decoder)
VoIP membutuhkan
proses Coder dan Decoder dengan tujuan mengonversi sinyal audio menjadi sdata
digital yang dipadatkan (kompresi) kemudian dikirim melalui jalur internet agar
dapat melewati jalur packet switch dengan tepat. Beberapa kode yang sering
digunakan antara lain code G.711, G.723.1, G.726, GSM, san iLBC
e.
VoIP Gateway
VoIP
Gateway digunakan untuk menghubungkan antara jaringan berbeda yang dilakukan
dengan menterjemahkan protocol – protocol melelui produser call setup dan
release serta mengirimkan informasi antara jaringan. Digunakan juga untuk
menghubungkan H.232 dan jaringan non H.232 sebagai dua jenis jaringan yang
berbeda.
3. Konsep Kerja Server Sofstwitch
Softswitch
identic dengan suatu alat yang mampu mengubungkan antara jaringan sirkuit
dengan jaringan paket, termasuk didalamnya jaringan telpon tetap, internet
berbasis IP, kabel TV, dan jaringan saluler yang telah ada selama ini.
Softswitch lebih dikeal sebagai IP-PBX.
a.
Jenis
Perangkat dalam Softswitch
1.
Media
Gateway Controller (MGC)
MGC
berperan sebagai elemen utama softswitch, yang berfungsi dalam mengontrol semua
sesi layanan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain
dan menjebatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, termasuk PSTN, SS7
dan jaringan IP. MGC sering disebut dengan istilah call agent.
2.
Aplication
Server
Peran
utama Application server adalah menyediakan logika layanan dan eksekusi untuk
beberapa aplikasi dan layanan, misalnya features OSS NMS.
3.
Media
Server
Softswitch
memiliki beberapa perangkat, kapasitas yang mampu manangani trafik panggilan
minimal empat juta BHC (Business Hosted
Comminication) dan dapat ditambah kapasitasnya sesuai kebutuhan. Kapasitas
system ini juga harus didesain secara modular.
b.
Cara Kerja
Softswitch
Cara
kerja softswitch diawali dari Imedia gateway
controller (MGC/call agent) yang berkerja di tataran pengaturan panggilan
(call control) serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan masuk
untuk mengetahui jenis media panggian dan tujuannya. Selanjutnya, MGC mengirimkan sinyal ke MG untuk melakukan
koneksi, baik intrakoneksi pada jaringan sirkuit ke sirkuit, paket ke paket
maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. MGC juga dapat
menerima MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan ataupun
langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konvesi.
Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan
dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara
itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di
jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu.
Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara
jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau
SIP (Season Initiation Protocol).
Sedangkan MG sendiri hanya akan bekerja sebagai
converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi
softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan
layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia
layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga
memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka
softswitch akan bekerja lebih kompleks.
c.
Konsep Kerja Server Softswitch
Softswitch
merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang
memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi
atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan
menjalankan software pada suatu sitem komputer.
d.
Cara
Kerja Server Softswitch
Ketika pelanggan gateway dan
telepon Ip mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan
menggunakan protokol Ip teleponi seperti H.323 atau SIP. Setelah sinyal
diterima softswitch akan mengidentifikasikan panggilan yang masuk apakah berasl
dari jaringan PSTN atau Jaringan IP . Jika dipanggil menggunakan jaringan IP,
softswitch akan menginstrusikan originating customer gateway dan terminating customer gateway untuk merutekan packetized voice stream secara langsung.
Softswitch mengontrol pembentukan (setup) dan pemutusan (release) panggilan
dari dan ke pelanggan dan sekaligus mengatur hubungan pelanggan tersebut dengan
internet secara simultan
4. Proses Kerja Dalam Komputer Diagram VoIP
Ada beberapa komponen dalam
mengembangkan VoIP diklasifikasikan sebagai berikut :
a.
TCP/IPTCP/IP
(Transfer Control Protocol/Internet Protocol)
Fungsi utama lapisan ini adalah untuk
pemindahan file untuk mengatasi adanya ketidak kompatibelan system file yang
berbeda beda.
b.
Application
layer
Sebuah protocol yang digunakan pada
jaringan internet dalam proses tukar menukar data dari suatu computer ke
computer lain di dalam jaringan internet. Meskipun setiap operasi berbeda,
anmun protocol ini dapat menghubungkan banyaknya IP dalam suatu jaringan
internet.
c.
TCP
(Transmission Control Protocol)
Dalam
mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu
TCP dan UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya
menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja
TCP adalah mengirm dan menerima segment – segment informasi dengan panjang data
bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan
komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau
kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap
yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa
sinyal ACK (acknoledgment).
d.
User
Datagram Protocol (UDP)
UDP
yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol
yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang
tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field
yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya
hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada UDP
bersifat opsional.UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio
stream yang dikrimkan secara terus menerus. UDP digunakan pada VoIP karena pada
pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih mementingkan
kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket
yang hilang dengan cepat.
e.
H.323H.323
H.323H.323
adalah salah satu dari rekomendasi ITU-t (International Telecommunications
Union – Telecommunications). H.323 merupakan standar yang menentukan komponen,
protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan
tersebut adalah komunikasi audio, video , dan data real-time, melalui jaringan
berbasis paket (packet-based network). H.323 mengatur hal-hal sebagai berikut :
1.
Video Codec (H.261 dan H.263). Video Codec
bertugas mengkodekan data dari sumber video untuk dikirimkan dan mendekodekan
sinyal kode yang diterima untuk di tampilkan di layar penerima.
2.
Audio Codec (G.711, G.722, G723, G728 dan
G.729). Audio codec betugas mengkodekan data dari sumber suara untuk dikirimkan
dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk didengarkan oleh penerima.
3.
Data channel mendukung aplikasi-aplikasi
seperti electronic whiteboard, dan kolaborasi aplikasi.
4.
Sistem control unit (H.245 dan H.225.0)
menyediakan signalling yang berkaitan dengan komunikasi antar terminal H.323. layer
memformat data video, suara, data , dan informasi kontrol lain sehingga dapat
dikirimkan melalui LAN Interface sekaligus menerima data yang telah diformat
melalui LAN Interface. Sebagai tambahan, layer ini juga bertugas melakukan
error detection, error correction , dan frame sequencing agar data dapat
mencapai tujuan sesuai denagn kondisi saat data dikirimkan.
Sekian
dari penjelasan seputar materi VoIP dari saya. Jika selebihnya terdapat
kekurangan dari artikel ini mohon dimaafkan. Semoga artikel saya dapat
bermanfaat dan menambah wawasan untuk semuanya. Terima kasih ^o^)//





